Saturday, October 30, 2010

Stop Membandingkan Diri Anda dengan Orang Lain

October 30, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

Liputan6.com, Jakarta: Mencintai diri sendiri adalah hal yang dapat menaikkan percaya diri Anda. Dengan mencintai diri sendiri maka akan mendorong Anda untuk memiliki mimpi dan harapan juga memberikan Anda hidup yang lebih baik. Banyak cara untuk dapat mencintai diri sendiri, salah satunya adalah dengan tidak membandingkan diri Anda dengan orang lain. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan kebiasaan membandingkan diri dengan yang lain:

1. Ingatlah, bahwa setiap orang memiliki DNA yang berbeda
Setiap orang memiliki kelebihan masing-masing dari DNA yang dibawanya. Beberapa orang terlihat sangat baik di luar tapi memiliki kekurangan dengan daya pikirnya, begitupun sebaliknya.

2. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki keahlian masing-masing
Setiap orang memiliki bakat ataupun keahliannya sendiri. Jika Anda menemukan diri Anda tidak begitu menguasai suatu subyek maka Anda akan menemukan bidang yang benar-benar Anda kuasai.

3. Ingatlah bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang berbeda
Jika orang lain mendapatkan kesempatan yang tidak Anda dapatkan bukan berarti Anda adalah orang yang tidak memiliki keahlian. Teruslah mencari untuk mendapatkan ataupun menciptakan kesempatan Anda sendiri.

4. Ingatlah bahwa setiap orang juga pernah gagal
Setiap orang pasti pernah merasakan kegagalan. Ketika Anda menyadari hal tersebut, Anda akan lebih mudah melangkah dan tidak akan merasa iri dengan keberhasilan orang lain.

5. Kembangkan kelebihan yang Anda miliki
Berupaya untuk dapat menemukan jalan terbaik untuk mengembangkan kelebihan yang Anda miliki jangan sampai menghilangkan jati diri Anda. Dalam tahap ini membandingkan berapa beruntungnya Anda dengan orang lain dapat ditoleransi dan akan menaikkan tingkat kecintaan anda pada diri sendiri.(Marieclaire/AYB)

10 Kebiasaan Buruk yang Memicu Sakit Punggung

October 30, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

Vera Farah Bararah - detikHealth

Jakarta, Sakit punggung adalah suatu kondisi yang bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman. Tapi ada beberapa kebiasaan buruk yang bisa memicu kondisi itu. Ini dia kebiasaan buruk pemicu sakit punggung.

Penyebab dari sakit punggung bisa berasal dari berbagai hal seperti infeksi, trauma, kelainan bawaan atau penyakit degeneratif. Tapi beberapa situasi bisa menciptakan rasa sakit ini yang kebanyakan merupakan kebiasaan sehari-hari dan dilakukan dari waktu ke waktu.

Seperti dikutip dari Prevention, Selasa (13/7/2010) ada 10 kebiasaan buruk yang bisa memicu sakit punggung, yaitu:

1. Terlalu lama duduk
Posisi duduk memberikan tekanan 40 persen lebih besar pada tulang belakang dibandingkan posisi berdiri. Seseorang biasanya mempertahankan posisi duduknya jika sedang sibuk bekerja sehingga tidak bisa beristirahat atau melakukan peregangan. Tapi melewatkan waktu istirahat bisa menyebabkan punggung makin menderita. Semakin lama otot punggung akan melemah jika tidak digunakan, sendi menjadi tidak aktif dan kehilangan pelumasan.

2. Mengemudi dalam perjalanan panjang
Sama seperti duduk, mengemudi terlalu lama bisa memberikan tekanan pada otot-otot dada dan bahu. Karena itu sakit punggung bisa menjadi keluhan utama dari seseorang yang sering melakukan perjalanan panjang. Untuk itu perhatikan sikap duduk yang benar saat mengemudi.

3. Tidak melakukan yoga
Dengan meningkatkan sirkulasi dan menurunkan stres, maka bisa membantu memulihkan nyeri termasuk nyeri punggung. Selain itu dengan yoga bisa membantu bernapas lebih panjang dan relaksasi, serta peregangan dan kekuatan. Dengan begitu dapat membantu mencegah pemicu sakit punggung secara emosional dan struktural.

4. Tidak mengonsumsi makanan yang sehat
Penelitian menunjukkan kebiasaan makan yang sehat juga bisa memberikan perlindungan terhadap punggung. Orang yang sakit punggung cenderung memiliki arteri tersumbat untuk tulang belakangnya, karena jika sirkulasinya sehat akan membawa nutrisi ke tulang belakang dengan baik. Tapi jika hal ini tidak terjadi bisa menyebabkan peradangan dan zat kimia inflamasi akan memicu saraf untuk mengirimkan sinyal sakit ke otak.

5. Sering membawa tas yang berat
Ketika seseorang membawa tas yang berat, maka bahu akan menjadi tidak seimbang dan membuat tulang belakang menjadi tidak beraturan. Melakukan hal ini setiap hari akan menyebabkan otot terasa sakit.

6. Tidak pernah mengganti kasur yang digunakan
Sebuah kasur hanya akan berfungsi dengan baik selama 9-10 tahun, karena itu jika kasur tidak pernah diganti akan membuat seseorang bangun tidur dengan rasa sakit di punggungnya.

7. Menggunakan sepatu hak tinggi untuk waktu lama
Sepatu dengan hak tinggi memaksa seseorang untuk melengkungkan punggungnya dan membuat otot-otot tulang belakang bekerja lebih keras. Selain itu mendistribusikan berat badan yang tidak merata juga menyebabkan rasa sakit.

8. Sering memendam perasaan marah
Peneliti dari Duke University Medical Center mengamati bahwa seseorang yang mengalami sakit punggung kronis lebih sering memendam kemarahan, kebencian dan depresi. Peneliti James W. Carson, PhD menuturkan antara emosi, ketegangan otot dan pikiran bisa secara langsung berhubungan dan mempengaruhi sinyal dari rasa sakit.

9. Terlalu lama menonton televisi
Dalam sebuah studi yang dilakukan peneliti Norwegia didapatkan orang yang duduk di depan teelvisi atau komputer selama 15 jam atau lebih dalam seminggu, memiliki kemungkinan 3 kali lipat lebih besar mengalami sakit punggung dan pinggang. Hal ini disebabkan orang tersebut duduk dengan posisi membungkuk selama berjam-jam.

10. Sering mengkerutak punggung
Jika seseorang merasa pegal, seringkali membunyikan atau mengkerutak punggungnya. Hal ini tidak bisa menstabilkan otot, melainkan berkontribusi terhadap rasa nyeri dan juga ketidakseimbangan pusat atau poros tengah. Selain itu tekanan yang berlebihan bisa mengakibatkan tulang belakang melengkung ke depan yang berbentuk mirip huruf C.

Air di Hari yang Panas, Penolong atau Musuh?

October 30, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

Merry Wahyuningsih - detikHealth

Jakarta, Air menjadi hal yang selalu dicari untuk meredakan dahaga dan mendinginkan tubuh. Tapi di saat panas, apakah air menjadi penolong atau justru musuh bagi tubuh?

Banyak orang yang percaya bahwa dengan menceburkan diri ke kolam renang di hari yang panas dapat menyegarkan tubuh. Tapi seharusnya Anda berpikir ulang jika ingin melakukan hal tersebut.

Dilansir dari GeniusBeauty, Rabu (14/7/2010), penelitian telah membuktikan bahwa berenang di air yang dingin pada saat kondisi lingkungan sedang panas, terlebih bila tubuh tengah terpapar matahari, akan sangat membahayakan tubuh.

Pada saat tubuh banyak terpapar matahari, maka berenang atau berendam di air yang dingin akan menyebabkan kejang di pembuluh darah. Hal ini disebabkan karena perubahan suhu yang drastis dan tiba-tiba.

Kejang di pembuluh darah mungkin tidak terlalu fatal bagi orang normal. Tapi hal ini akan sangat membahayakan bila terjadi pada orang dengan gangguan kardiovaskular, karena bila memicu serangan jantung.

Oleh karena itu, dinginkan tubuh Anda secara alami (misal berteduh di tempat yang terlindung dari sinar matahari) terlebih dahulu bila hendak berenang atau berendam di air yang dingin.

Mengenai minuman, selain jus, teh dan sup, Anda harus minum setidaknya 1,5 liter air pada hari yang panas, untuk menjaga agar tubuh tetap terhidrasi. Air mineral sangat berperan dalam hal ini, tapi bukan air es atau air dingin.

Dilansir dari SteadyHealth, minum air dingin pada saat tubuh sedang panas atau setelah terpapar matahari juga dapat berbahaya. Air dingin dapat membuat lebih sulit bagi tubuh untuk mendinginkan dan menyebabkan stres pada sistem kekebalan tubuh. Sebaiknya, minum air yang tidak dingin (bukan air es) bila Anda ingin menghilangkan dahaga di saat hari panas.

Selain itu, jauhi teh, kopi atau minuman yang mengandung kafein ketika berada di luar ruangan yang panas. Hal ini karena kafein dapat menyebabkan peningkatan penguapan air dari dalam tubuh, yang dapat menyebabkan dehidrasi.

Sunday, October 24, 2010

Perlukah Menghidupkan Tradisi Tidur Siang?

October 24, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


Jakarta, Gaya hidup modern hampir tidak memberi kesempatan untuk tidur siang. Apalagi tidur siang selalu diidentikkan dengan orang malas. Kini tradisi tidur siang yang dianggap penting bagi kebugaran tubuh dan pikiran mulai dihidupkan lagi.

Seperti yang dilakukan di Spanyol yang sampai harus menggelar lomba tidur siang tingkat nasional demi menghidupkan lagi tradisi tidur siang pada 14 Oktober lalu.

Tidur siang atau dalam bahasa Spanyol disebut siesta merupakan kebutuhan setiap orang untuk menyegarkan kembali tubuh dan pikiran di sela-sela pekerjaan. Waktu 20 menit dinilai paling optimal, karena belum masuk fase tidur yang dalam atau sangat lelap.

Presiden National Association of Friends of the Siesta, Daniel Blanco menilai kebiasaan baik itu mulai tergusur arus modernisasi. Orang pilih bekerja atau bahkan berbelanja dibandingkan tidur siang.

"Ketika Anda menyempatkan diri untuk tidur siang atau la siesta, Anda akan merasa lebih tenang dan hidup Anda terasa lebih baik. Gaya hidup modern adalah ancaman bagi semua itu," ungkap Daniel seperti dikutip dari CNN, Selasa (19/10/2010).

Adakah manfaat tidur siang?

Kalina Christoff dari University of British Columbia, Kanada mengatakan tidur siang akan mengaktifkan bagian otak yang berfungsi untuk memecahkan masalah. Mereka yang melakukan tidur siang lebih cepat menyelesaikan tugas ketimbang mereka yang tidak tidur siang.

Namun para peneliti mencoba meyakinkan bahwa tidur siang bukan berarti memperbanyak waktu tidur, yang penting jumlah keseluruhan tidur dalam satu hari masih dalam batas wajar, yaitu 6-7 jam sehari untuk orang dewasa.

Sebuah studi terbaru juga menunjukkan tidur siang kemungkinan bisa membuat seseorang menjadi lebih pintar dan menyegarkan otak. Karena ketika orang merasakan kantuk akan menjadi lebih lamban bekerja apalagi setelah makan siang.

Perlukah menghidupkan tradisi tidur siang?

Menurut Dr Neil Kline, seorang sleep physician, orang tidak akan merasa mengantuk di siang hari jika mendapatkan tidur yang cukup di malam harinya.

"Idealnya orang dewasa tidak memerlukan tidur siang, tapi cobalah untuk memiliki jadwal tidur yang teratur agar bisa tetap terjaga di siang hari," kata Dr Neil seperti dikutip dari Health.

Jadi sebenarnya jika tidur malamnya sudah cukup, orang malah tidak butuh tidur siang karena jadi sulit mengantuk.

Hal senada juga diungkapkan peneliti dari University of Arizona di Tucson yang mengatakan tidur siang teratur bagus untuk bayi dan anak-anak untuk meningkatan kemampuan otaknya dalam mendeteksi informasi baru.

"Sebagian besar bayi dan anak-anak mengalami perkembangan otak saat sedang tidur sehingga bisa memasukkan informasi yang didapat dan belajar untuk menyimpannya. Jika tidur siangnya tidak cukup mereka akan kehilangan hal tersebut," ujar ketua peneliti Lynn Nadel, seperti dikutip dari HealthDay.

Cara Mengetahui Kualitas Air

October 24, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

Vera Farah Bararah - detikHealth


Jakarta, Air merupakan salah satu komponen penting dalam kehidupan manusia, karenanya mengonsumsi air yang bersih menjadi faktor keharusan tersendiri. Lalu bagaimana cara mengetahui suatu air bersih atau tidak?

Tidak semua daerah di Indonesia terutama di Jakarta memiliki kualitas air yang baik, padahal air digunakan untuk berbagai macam kegiatan dan salah satunya untuk minum. Karena itu kebersihan air yang diminum akan mempengaruhi kesehatan seseorang.

"Secara visual masyarakat bsia mengetahui apakah air yang dikonsumsinya layak atau tidak, baik dari mikroorganisme atau dari senyawa-senyawa kimia seperti logam berat," ujar Dr R Budi Haryanto, SKM, MKes, MSc dalam acara Unilever Pureit: Teknologi Pemurni Air Siap Minum Terlindung dari Kuman berbahaya Penyebab Penyakit di Planet Hollywood, Jakarta, Selasa (19/10/2010).

Untuk mengetahuinya Budi menyarankan masyarakat untuk mengambil air lalu dilihat kejernihannya, menciumnya untuk tahu apakah berbau atau tidak dan menjilatnya untuk mengetahui berasa atau tidak. Air yang layak seharusnya berwarna jernih, tidak berbau dan tidak memiliki rasa.

Sedangkan untuk senyawa-senyawa kimia seperti logam berat biasanya akan kelihatan dan berbau. Misalnya untuk logam Fe (besi) atau mangan, begitu air tersebut ditampung akan terlihat seperti ada lapisan kaca atau minyak di aatsnya. Jika didiamkan beberapa lama akan timbul endapan coklat di pinggiran ember atau panci. Tapi untuk senyawa kimia seperti Arsen umumnya tidak berwarna.

Air yang digunakan oleh masyarakat untuk kegiatan sehari-hari dan juga air minum juga berbeda-beda, ada yang menggunakan air tanah dangkal atau dalam serta air PAM.

"Air tanah yang digunakan oleh masyarakat di Jakarta umumnya dangkal, padahal semakin rendah kedalamannya maka kualitasnya semakin tidak bagus. Hal ini karena tanah dan geologinya masih labil serta memungkinkan terjadinya kontaminasi dengan permukaan tanah," ujar pakar kesehatan lingkungan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia ini.

Sedangkan untuk air PAM bahan baku yang digunakan biasanya berasal dari air sungai. Seperti diketahui beban air sungai saat ini cukup berat karena dari hulunya sudah tercemar oleh limbah rumah tangga, industri dan pestisida hutan, sehingga kinerja penyaringannya pun makin berat.

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Unilever yang bekerja sama dengan Sucofindo pada tahun 2009 di 300 sumber air tanah di wilayah Jabodetabek dan Bandung didapatkan hasil 48 persen air tanah di Jabodetabek dan Bandung mengandung bakteri coliform, dan 50 persen air tanah memiliki tingkat pH yang rendah dan diluar ambang batas wajar.

"Bakteri, virus, protozoa yang mengkontaminasi air bisa menimbulkan penyakit yang sebagian besar berhubungan dengan perut seperti diare. Sedangkan senyawa kimia yang terdapat di dalam air seperti zat besi, mangan atau timbal akan menimbulkan penyakit kronis atau jangka panjang seperti kerusakan ginjal, menurunkan IQ, anemia hingga gangguan reproduksi," ungkapnya.

Budi menuturkan senyawa-senyawa kimia ini umumnya memiliki target organ yang berbeda-beda, ada yang di ginjal, tulang atau sistem saraf pusat. Karenanya pencemaran senyawa kimia ini umumnya baru akan terlihat setelah jangka waktu yang panjang. Sedangkan untuk pencemaran bakteri umumnya terlihat dalam jangka waktu pendek.

Suka Pilih-pilih Makanan Termasuk Penyakit

October 24, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


New York, Dampak langsung dari kebiasaan pilih-pilih makanan memang tidak seburuk gangguan pola makan yang lain. Namun jika dibiarkan, dalam jangka panjang gangguan ini bisa mengancam kesehatan tulang dan jantung.

Dikutip dari Dailymail, Minggu (11/7/2010), seseorang yang mengalami Selective Eating Disorder (SED) tidak mampu mengontrol pilihan makanan yang akan disantap. Misalnya hanya mau makan jenis makanan tertentu, atau makanan yang dimasak dengan cara tertentu.

Dibandingkan dengan gangguan pola makan yang lain seperti anorexia atau bulimia, SED memang kurang banyak mendapat perhatian. Selain dampak yang terlihat tidak terlalu banyak, banyak teori yang menyebut SED sebagai sebuah fase yang normal dalam pertumbuhan psikologis seorang anak.

Masalah baru muncul ketika gangguan ini dialami oleh orang dewasa, yang menerapkan batasan terlalu ketat terhadap pilihan makanannya. Menurut American Psychological Association (APA), dalam jangka panjang kebiasaan ini bisa memicu berbagai masalah terkait defisiensi atau kekurangan nutrisi.

Masalah jantung dan pembuluh darah adalah salah satunya. Apabila pilihan makanan lebih banyak mengandung garam dan kolesterol, maka seorang penderita SED akan berisiko mengalami hipertensi, serangan jantung maupun stroke.

Sedangkan jika cenderung memilih soda dan makanan manis, gigi akan menjadi mudah keropos. Demikian juga apabila tidak menyukai susu atau makanan lain yang mengandung kalsium, maka tulang akan mudah keropos.

Berbagai penelitian belum berhasil menyimpulkan dengan pasti bagaimana gangguan tersebut bisa terjadi, namun diduga terkait respon tertentu terhadap makanan yang memiliki tekstur dan bau tertentu. Spekulasi yang lain mengatakan, gangguan obsesif-kompulsif (tidak mampu mengontrol pikiran) turut berperan dalam SED.

Sebagai bentuk kepedulian, para psikolog di APA tengah mempertimbangkan untuk mensejajarkan SED dengan gangguan pola makan utama seperti anorexia dan bulimia. SED akan dimasukkkan dalam kategori gangguan pola makan yang 'tidak dinyatakan khusus'.

Jika disepakati, kategori baru tersebut akan dimunculkan oleh APA dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi yang akan datang.

10 Alasan Kenapa Minuman Alkohol Harus Dijauhi

October 24, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

Vera Farah Bararah - detikHealth

Jakarta, Alkohol bisa berasal dari mana saja, tapi yang paling populer terdapat dalam minuman anggur, bir atau minuman keras lainnya. Ada 10 alasan kenapa minuman alkohol memang harus dijauhi.

Minuman alkohol memang bisa bagus untuk kesehatan misalnya menghangatkan tubuh di udara yang dingin. Tapi yang banyak terjadi alkohol dikonsumsi secara berlebihan hingga manfaatnya hilang.

Tidak peduli berapa pun usia seseorang, alkohol bisa menimbulkan dampak yang serius terhadap kesehatan dan dirinya sendiri.

Dikutip dari Livestrong, Jumat (22/10/2010) ada 10 alasan kenapa minuman alkohol layak dijauhi, yaitu:

Kecanduan
Kecanduan adalah salah satu efek yang paling terlihat jika seseorang menggunakan alkohol dalam jangka waktu panjang. Hal ini berarti seseorang harus minum lebih banyak sebelum mabuk atau agar bisa merasa lebih rileks.

Gejala balikan (withdrawal)
Seseorang akan mengalami gejala penarikan (withdrawal) ketika mencoba untuk berhenti minum secara tiba-tiba atau saat bangun keesokan harinya. Gejala ini termasuk merasa cemas, mual, muntah, mudah marah, kehilangan nafsu makan dan perasaan gemetar.

Penyakit hati
Menurut University of Maryland Medical Center penggunaan alkohol bisa menyebabkan penyakit hati kronis, seperti fatty liver (lebih dari 90 persen pengguna alkohol), serta hepatitis alkoholik dan sirosis alkohol yang bisa mengakibatkan kegagalan hati.

Mengakibatkan kecelakaan
Alkohol akan mengganggu kemampuan seseorang mengemudi dan memperlambat proses berpikir. Gabungan kondisi ini menjadi penyebab seseorang mengalami kecelakaan setelah minum alkohol.

Perilaku berbahaya
Alkohol bisa mengurangi kemampuan inhibisi alami seseorang, sehingga orang yang mabuk seringkali melakukan hal-hal berbahaya tanpa disadarinya seperti berhubungan seks tanpa menggunakan kondom atau menyeberang jalan sembarangan.

Efek negatif terhadap suatu hubungan
Mengonsumsi alkohol tidak hanya berefek terhadap diri sendiri, tapi juga orang-orang disekitarnya seperti anak-anak. Karenanya kekerasan rumah tangga seringkali terjadi pada orang yang menyalahgunakan alkohol dan anak-anak mungkin menderita trauma jangka panjang akibat kebiasaan minum orangtuanya tersebut.

Depresi
Dalam jangka pendek alkohol bisa memberikan efek rileksasi, tapi tanpa disadari alkohol justru memberikan kontribusi terhadap perkembangan depresi. Sekitar 40 persen peminum berat menunjukkan tanda-tanda depresi.

Kehilangan pekerjaan
Semakin sering seseorang minum alkohol, maka semakin berkurang pemikirannya tentang tanggung jawab termasuk pekerjaan. Hal ini akan menurunkan produktivitas bekerja dan nantinya berujung pada pengangguran.

Memicu masalah hukum
Mengonsumsi alkohol bisa memicu terjadinya masalah hukum, seperti ditangkap akibat perilaku tidak tertib atau mengemudi dibawah pengaruh alkohol.

Mengabaikan kebersihan diri sendiri
Seseorang yang mengonsumsi alkohol lama kelamaan akan mengabaikan kebersihan dirinya sendiri, seperti memakai baju yang sama berulang-ulang, jarang mandi atau lupa menyikat gigi. Karena yang ada di dalam pikiran orang tersebut hanyalah alkohol dan berhenti memikirkan hal lainnya.

Thursday, October 21, 2010

Nutrisi yang Cocok Saat Sedih, Bosan, Lelah dan Sensitif

October 21, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments



Merry Wahyuningsih - detikHealth


Jakarta, Perubahan suasana hati alias mood sangat mempengaruhi aktivitas sehari-hari, terlebih lagi bagi wanita. Untuk mengatasi perubahan mood tersebut, makanan dengan nutrisi sehat dan tepat menjadi salah satu solusinya.

Dilansir dari Sheknows, Selasa (10/8/2010), berikut beberapa nutrisi yang tepat untuk mengatasi suasana hati:

1. Nutrisi saat sedang sedih
 
Ketika Anda sedang sedih, cobalah mengonsumsi makanan ringan yang rendah protein, rendah lemak tapi tinggi karbohidrat.

Alasannya karena ketika makanan tinggi karbohidrat tidak terhambat oleh protein atau lemak, maka asam amino triptophan akan meningkat di otak dan berubah menjadi serotonin, yaitu neurotransmiter yang menstimulasi suasana hati dan membatasi keinginan makan (carving).

Contohnya, popcorn, havermut polos dengan sedikit susu dan madu, serta bagel (sejenis donat) dengan irisan pisang.

2. Nutrisi saat sedang depresi
 
Perasaan terharu dan depresi bisa diredakan makanan yang kaya dengan omega-3, yang banyak ditemukan dalam lemak sehat yaitu lemak ikan, seperti salmon, herring dan tuna.

3. Nutrisi saat sedang bosan
 
Saat bosan, secangkir kopi dapat merangsang sistem saraf untuk tetap waspada dan lebih mudah berkonsentrasi. Namun, jangan membiasakan diri bergantung dengan kafein. Batasi diri untuk tidak mengonsumsi kopi lebih dari 3 cangkir (5 ons) sehari.

4. Nutrisi saat sedang sensitif atau mudah tersinggung
 
Ketika Anda sedang mudah tersinggung, seperti pada wanita yang sedang mengalami PMS (pre-menstruasi syndrome), cobalah makan dengan tidak lebih dari 5000 kalori dan mengandung lebih banyak mineral tembaga.

Contoh diet kaya tembaga antara lain ayam, pisang dan alpukat.

5. Nutrisi saat sedang kelelahan berat
 
Orang yang mudah merasa lelah sangat mungkin mengalami kekurangan zat besi atau anemia. Anemia adalah kekurangan gizi yang paling umum di dunia dan sangat umum di kalangan wanita usia subur.

Orang yang mengalami kondisi kelelahan sebaiknya banyak makan makanan yang kaya zat besi, seperti kacang, biji-bijian dan sayur-sayuran. Selain itu, zat besi juga banyak terkandung dalam udang, ikan, ayam tanpa kulit atau daging kalkun.

Tidur Malam 7 Jam Jangan Ditawar-tawar

October 21, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

Vera Farah Bararah - detikHealth


West Virginia, Tidur malam yang kurang makin menjadi kebiasaan banyak orang. Bagi kelompok ini tidur 3-4 jam semalam sudah cukup. Tapi jika ingin mendapaat manfaat sehat dari tidur sebaiknya tidur malam 7 jam jangan ditawar-tawar.

Selama ini masyarakat mengetahui bahwa tidur yang optimal sebanyak 8 jam setiap harinya. Tapi penelitian terbaru justru menunjukkan tidur selama 7 jam setiap malamnya bisa membantu seseorang menjadi lebih sehat.

Para ahli telah menemukan bahwa tidur selama 7 jam akan memeberikan kesehatan yang optimal, sedangkan jumlah jam tidur yang lebih atau kurang dari 7 jam bisa menimbulkan risiko tersendiri bagi seseorang.

Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap 30.000 orang dewasa telah menemukan bahwa penyakit kardiovaskuler seperti stroke dan serangan jantung akan terjadi dua kali lebih tinggi pada orang yang tidur kurang dari lima jam sehari. Sementara itu orang yang tidur sembilan jam atau lebih juga memiliki risiko yang sama.

Hasil penelitian yang telah ditebitkan dalam jurnal ilmiah Sleep menemukan serangan kardiovaskular ini disebabkan karena pola tidur bisa mempengaruhi fungsi metabolisme dan hormon seseorang.

Inilah yang menyebabkan jika seseorang kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan mengurangi toleransi terhadap glukosa, kedua kondisi ini yang meningkatkan risiko kerusakan arteri. Sedangkan bagi orang yang terlalu banyak tidur ada kemungkinan mengalami gangguan pernapasan, sehingga meningkatkan risiko tersebut.

"Hasil temuan ini menunjukkan bahwa durasi tidur yang abnormal bisa berdampak merugikan kesehatan jantung seseorang," ujar Anoop Shankar, peneliti utama dari West Virginia University School of Medicine, seperti dikutip dari Telegraph, Senin (2/8/2010).

Wednesday, October 20, 2010

Beginilah Cara Sperma Bergerak

October 20, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments
Vera Farah Bararah - detikHealth

img
(Foto: thinkstock)
Birmingham, Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kesuburan seorang laki-laki adalah bagaimana kualitas pergerakan dari sperma. Kini misteri sperma bergerak telah berhasil dipecahkan oleh peneliti.

Ilmuwan dari Inggris berhasil membongkar salah satu misteri lama mengenai kesuburan manusia yaitu tentang bagaimana sperma bergerak.

Sebelumnya selama lebih dari 40 tahun peneliti telah mengetahui bahwa sel sperma dalam satu tetes cairan cenderung berkumpul pada jarak tertentu dari permukaan.

Kini matematikawan Inggris Dr David Smith dan Profesor John Blake dari University of Birmingham telah mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Hasil penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal The Mathematical Scientist. Karena penelitian ini didasarkan pada model matematika dari sel sperma yang berenang.

Peneliti mengungkapkan bahwa berbagai faktor bekerja sama untuk membuat sperma dapat bergerak. Hal yang pertama adalah gaya dinamis dari fluida yang rendah akan menarik sel sperma ke arah permukaan.

Lalu ekor sperma akan cenderung lebih mendekati permukaan dibandingkan dengan kepala sperma, hal inilah yang membuat sperma bisa berenang jauh.

Faktor lainnya yang berpengaruh adalah gerakan meronta-ronta dari ekor sperma atau disebut dengan flagela, gerakan ini akan membuat sperma terlempar sehingga terlihat seperti berenang. Sperma ini akan berenang menuju sel telur yang dihasilkan oleh seorang perempuan.

Ketika peneliti menstimulasikan efek ini untuk jangka waktu yang lama, maka didapatkan bahwa lintasan renang sperma selalu cenderung ke arah tertentu dan memiliki jarak yang terbatas.

"Kami memahami bahwa faktor motilitas atau gerakan dari sperma adalah faktor utama yang mempengaruhi ketidaksuburan seorang laki-laki. Tentu saja ada penyebab lainnya seperti bentuk sperma abnormal dan juga jumlah sperma yang rendah," ujar seorang ahli fertilitas, Profesor Rob McLachlan, direktur Andrology Australia, seperti dikutip dari abc.net.au, Senin (2/8/2010).

McLachlan menuturkan meskipun hasil penelitian ini tidak bisa berdampak secara langsung, tapi bertambahnya pemahaman mengenai bagaimana sperma bergerak bisa memberikan manfaat jangka panjang terutama dalam menangani masalah ketidaksuburan laki-laki.

"Memahami proses motilitas atau pergerakan sperma yang normal akan membantu kita mengungkapkan masalah motilitas pada laki-laki yang mengalami gangguan kesuburan. Sehingga nantinya bisa tercipta perawatan untuk masalah ini," ungkapnya.

5 Negara yang Menganggap Kurus Tidak Menarik

October 20, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth


Jakarta, Tubuh ramping sering dikaitkan dengan gangguan pola makan, seperti bulimia dan anoreksia. Ternyata memang tidak semua orang menyukainya sebab di beberapa negara, kurus justru dianggap tidak menarik.

Model dan peragawati di sampul-sampul majalah sering ditampilkan dalam bentuk yang tidak realistis karena terlalu ramping. Di negara barat, citra tubuh semacam itu memicu gangguan pola makan pada remaja yang terobsesi untuk menirunya.

Namun tradisi di beberapa negara tidak memandang tubuh kurus sebagai sesuatu yang menarik. Berikut ini 5 di antaranya, dikutip dari Lemondrop.com, Senin (2/8/2010).

Afrika SelatanDi era post-Apartheid tahun 1990-an, budaya barat sempat mempengaruhi pola makan khususnya para wanita Afrika yang ingin tampak lebih langsing. Namun tidak lama setelah era tersebut, maraknya penyebaran AIDS membuat tubuh kurus di negara tersebut lebih sering dikaitkan dengan orang sakit.

"Ketika berat badan Anda berkurang, orang akan segera menanyakan apakah Anda sakit," ungkap Julia Savacool, penulis buku The World Has Curves. Fenomena ini bahkan direspons oleh perusahaan jins, Levi's dengan mengeluarkan desain khusus untuk wanita Afrika Selatan yang gemuk-gemuk.

Fiji
Tradisi yang berkembang di negara kepulauan ini sebenarnya selalu dekat dengan budaya makan-makan, sehingga penduduknya pada umumnya bertubuh subur. Setiap ada pengunjung datang, sambutan pertama yang diberikan adalah jamuan dengan berbagai menu makanan.

Kalaupun saat ini mulai banyak generasi muda terobsesi dengan tubuh kurus, hal ini merupakan dampak dari upaya pemerintah setempat untuk membebaskan Fiji dari keterasingan. Masuknya siaran TV dari Amerika dan Australia belakangan ini membawa dampak buruk, salah satunya perubahan citra tubuh di kalangan anak muda.

Jamaika
Di negara yang terletak di kepulauan Karibia ini, tonjolan lemak adalah sebuah identitas budaya. Tradisi menggoyang-goyangkan seluruh tubuh saat berdansa mengharuskan seluruh warganya untuk menimbun lemak sebanyak-banyaknya.

Dampaknya, tubuh gemuk di Jamaika menjadi kebanggaan bagi pemiliknya. Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkannya, sampai-sampai suplemen penambah nafsu makan sangat populer di negara tersebut.

Afghanistan
Sama seperti wilayah lain di Timur Tengah, kecantikan seorang wanita Afghanistan diukur dengan kriteria wajah menarik, rambut panjang dan tubuh padat berisi. Tubuh kurus atau terlalu ramping seperti peragawati, umumnya kurang disukai di wilayah ini.

China
Memiliki tubuh padat dan berisi ternyata lebih banyak jadi idaman banyak orang di China. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat, operasi plastik menjadi cara paling populer untuk mewujudkannya.

Bahkan untuk menghargai upaya tersebut, China menggelar Miss Plastic Surgery. Sebuah kontes kecantikan yang mengharuskan pesertanya membuktikan dirinya telah menjalani suntik hidung, pembesaran payudara, pembesaran pinggul dan sejenisnya.


Sering-seringlah Tarik Napas Dalam

October 20, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

Merry Wahyuningsih - detikHealth

Jakarta, Berapa kali Anda menarik napas dalam untuk setiap hari? Kalau tidak pernah, mulailah untuk berlatih menarik napas yang dalam karena cara ini bagus untuk membantu tubuh memperbanyak asupan oksigen.

Asal tahu saja ketika otot-otot sekitar tulang rusuk kekurangan oksigen maka otot kehilangan elastisitas dan menjadi lemah.

Kalau ini terjadi bisa mempengaruhi aliran oksigen ke seluruh darah dan mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

Nah, dengan melakukan teknik pernapasan yang benar dengan cara tarik napas dalam akan sangat membantu membuat tubuh sehat secara keseluruhan.

Bernapas dengan teknik yang benar yaitu dengan menarik napas panjang dan dalam, maka hal itu justru bisa membuat organ-organ dalam tubuh Anda untuk bekerja secara optimal.

Caranya hirup napas dari hidung sebanyak-banyaknya sampai perut membesar kemudian tahan untuk awalnya bisa 30 detik, lalu udara dibuang melalui mulut sehingga perut mengempes lagi.

Paling bagus adalah jika menghirup, menahan napas dan membuang napas dilakukan dalam jeda waktu yang sama. Misalnya menghirup napas 30 detik, menahan napas 30 detik dan membuang napas 30 detik.

Jika kemampuannya sudah meningkat waktunya untuk latihan napas ini bisa terus bertambah sesuai kemampuan masing-masing.

Apa manfaat melakukan latihan pernapasan?

Dilansir dari Livestrong, Rabu (20/10/2010), berikut beberapa manfaat kesehatan dari menarik napas panjang:

1. Meningkatkan fungsi paru
Pernapasan dada yang pendek tidak menyediakan oksigen yang cukup dalam darah, yang berarti bahwa kurang pula oksigen yang tersedia untuk jaringan dan organ tubuh. Hal ini karena ketika orang menarik napas cepat dan dangkal, paru-paru tidak cukup mengembang untuk memungkinkan transfer maksimum oksigen ke dalam darah.

Sedangkan ketika Anda menarik napas dalam atau pernapasan diafragma menyebabkan perut untuk lebih luas. Pernapasan diafragma dapat menarik udara ke dalam lobus bawah paru-paru dimana sebagian besar terjadi transfer oksigen.

2. Meningkatkan aliran limfatik (getah bening)
Dengan membantu mengembangkan paru-paru lebih penuh, pernapasan dalam juga meningkatkan aliran cairan limfatik yang membantu mencegah infeksi. Sistem limfatik bekerja dengan cara yang sama untuk sistem peredaran darah.

Bila darah membawa oksigen dan nutrisi ke sel-sel tubuh, getah bening dapat mencegah tubuh dari penyebab penyakit seperti bakteri, infeksi virus, zat-zat asing, mati sel-sel darah putih, racun dan limbah selular lainnya.

Meski aliran getah bening harus diperbaiki untuk menghilangkan sisa metabolisme dari tubuh, tapi seperti sistem peredaran darah sistem limfatik pun tidak memiliki pompa sendiri. Sebaliknya, cairan getah bening tergantung pada mekanisme pernapasan untuk membantu bergerak. Jadi, pernapasan yang baik akan bisa meningkatkan aliran limfatik.

3. Meredakan stres
Pernapasan yang dangkal sering merupakan tanda terlalu banyak tekanan. Akibatnya, sedikit oksigen yang mencapai otak dan otot-otot dalam tubuh. Hal ini pada gilirannya akan meningkatkan ketegangan fisik.

Salah satu cara untuk membuat tubuh rileks adalah dengan berkonsentrasi pada pernapasan.Bernapas bisa sebagai teknik relaksasi untuk mengelola stres dan sakit kepala. Kuncinya adalah fokus pada menghilangkan ketegangan dengan bernapas melalui diafragma, mengisi perut dengan udara.

Bernapas dalam dapat membantu mengurangi keparahan dan frekuensi ketegangan sakit kepala yang berhubungan dengan stres, memperlambat denyut jantung, tekanan darah rendah dan mengurangi kelelahan.

4. Mempercepat penurunan berat badan
Walaupun rahasia mempercepat metabolisme berat badan adalah dengan membakar lemak, tapi latihan pernapasan dalam bisa menjadi bagian dari yoga yang dapat membantu untuk menurunkan berat badan.

Pernapasan dalam membuat tubuh lebih mudah mendapatkan oksigen yang dibutuhkan untuk proses metabolisme secara efisien. Teknik pernapasan yang tepat sangat penting untuk latihan aerobik yang efektif juga, sehingga dapat meningkatkan energi dan membuat Anda merasa lebih mudah untuk terlibat dalam aktivitas fisik lebih kuat.

Sunday, October 17, 2010

Mengungkap Misteri Mati Suri

October 17, 2010 Posted by Abidal Olickz No comments

Vera Farah Bararah - detikHealth


Jakarta, Pengalaman mati suri (Near Death Experience) seringkali terjadi pada beberapa orang yang sedang sekarat. Apa yang sebenarnya terjadi pada saat mati suri? Atau hanya ada perubahan-perubahan kimia dalam otak dan organ indera sebelum kematian?

Rata-rata mati suri memiliki ciri-ciri umum tertentu, tapi ada juga yang memiliki pola berbeda. Seperti dikutip dari Howstuffworks, Jumat (19/3/2010) ada beberapa ciri umum ketika seseorang mati suri, yaitu:

1.Perasaan ketenangan, perasaan ini kemungkinan meliputi kedamaian, penerimaan kematian, emosional dan kenyamaan fisik.
 
2.Intensitas murni cahaya terang yang tidak menyakitkan, intensitas cahaya ini terkadang memenuhi ruangan tapi ada juga seseorang hanya melihat cahaya yang berasal dari surga atau Tuhan.
 
3.Pengalaman keluar dari tubuh (out-of-body experience/OBE), orang merasa telah meninggalkan tubuhnya dan bisa melihat dokter yang bekerja padanya.
 
4.Memasuki alam atau dimensi lain, hal ini biasanya tergantung dari keyakinan dan pengalamannya.
 
5.Berjalan di terowongan, banyak orang yang mati suri menemukan dirinya berada di terowongan dengan cahaya di ujung dan bertemu dengan makhluk roh lainnya.
 
6.Dapat komunikasi dengan roh, sebelum mati suri berakhir banyak orang yang melaporkan dapat berkomunikasi dengan roh lain dan diperintahkan untuk kembali ke tubuhnya.

Teori yang menjelaskan tentang mati suri dibagi menjadi dua kategori dasar yaitu penjelasan ilmiah (medis, fisiologis dan psikologis) serta penjelasan supernatural (spiritual dan agama).

Secara supernatural seseorang yang mati suri sebenarnya mengalami dan mengingat hal-hal yang terjadi dengan kesadaran tapi tanpa disertai tubuhnya.

Ketika seseorang mendekati kematian, maka jiwanya meninggalkan tubuh dan mulai merasakan hal-hal yang biasanya tidak bisa dirasakan. Jiwa berjalan melalui perbatasan antara hidup di dunia dan hidup di akhirat, biasanya diwakili oleh terowongan dengan cahaya di ujung.

Secara ilmiah proses mati suri sangat kompleks, subjektif dan emosional. Mekanisme di balik beberapa pengalaman ini adalah cara otak memproses informasi sensorik.

Apa yang seseorang lihat di sekelilingnya hanyalah jumlah dari semua informasi sensorik yang diterima otak pada saat tertentu. Jika seseorang membayangkan sesuatu saat inderanya tidak berfungsi dengan baik, maka otak akan menerima informasi yang salah.

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh obat-obatan atau beberapa bentuk trauma yang menyebabkan otak orang tersebut menutup. Beberapa ahli berteori bahwa gangguan saraf atau kelebihan beban informasi yang dikirim ke korteks visual otak, menciptakan gambaran cahaya terang yang berangsur-angsur menjadi lebih besar. Otak dapat menafsirkan hal ini sebagai bergerak di terowongan gelap.

Selama mengalami mati suri, tubuh rawan mengalami kerusakan karena otak menafsirkan informasi yang salah. Kombinasi antara efek trauma dan kekurangan oksigen di dalam otak memunculkan pengalaman melayang ke angkasa dan menatap tubuh Anda sendiri. Sensasi damai yang dirasakan dipicu oleh meningkatnya kadar endorfin yang diproduksi oleh otak selama trauma.

Salah input sensoris yang diterima, ditambah dengan kekurangan oksigen dan endrofin akan menciptakan sebuah pengalaman surealisme meskipun realistis. Selain itu neurotransmitter di otak yang menutup akan menciptakan ilusi yang indah bagi semua orang yang dekat dengan kematian.